• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Vaksin MR, Petugas: Kami Berat Melakukannya, Tapi..

Tim Redaksi by Tim Redaksi
30 Agustus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Polemik vaksin Measles Rubela (MR) tidak hanya dialami orang tua anak, tapi juga suster yang memberikan suntikan kepada anak.

RR, salah seorang petugas pemberian vaksin yang bertugas di salah satu puskesmas di Kota Pekanbaru, bahkan mengaku berat saat harus memberikan suntikan vaksin untuk mencegah penyakit rubella dan campak tersebut.

“Kami berat melakukannya, tapi karena tugas kami mau gak mau tetap menyuntikkan vaksin tersebut,” ujarnya.

Ditemui bertuahpos.com, Kamis 30 Agustus 2018, RR mengatakan terbebani menyuntikkan vaksin MR karena mengetahui vaksin tersebut tidaklah mengandung bahan-bahan yang halal menurut Islam.

“Terpikir oleh kami memasukkan sesuatu yang sudah jelas haram ke tubuh seseorang,” tuturnya.

Hal yang sama juga dikatakan SA. Petugas penyuntik vaksin MR di salah satu puskesmas yang ada Kota Pekanbaru ini, justru bahagia saat mendengar kabar bahwasanya pemberian vaksin MR dihentikan.

“Alhamdulillah kalau benar dihentikan disini (Pekanbaru). Kami tidak lagi harus merasakan yang namanya konflik batin,” ucapnya.

Seperti yang diketahui, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru telah mengambil keputusan menghentikan pemberian vaksin MR terhitung tanggal 24 Agustus 2018. Namun berbeda dengan Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan Provinsi Riau justru sepakat tetap melanjutkan program Kementerian Kesehatan RI tersebut. Hal ini diperkuat dengan keluarnya surat kelanjutan pada tanggal 28 Agustus 2018 lalu. (bpc9)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Pelukan dan Tangis Haru Sambut Kepulangan Jemaah Haji Pekanbaru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.