• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Korban Limbah, Warga Seluti Tuntut Pertamina Lirik 1 Miliyar

Tim Redaksi by Tim Redaksi
9 April 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, INHU – Warga Desa Seko Lubuk Tigo (Seluti) korban Limbah Lantung milik PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field menuntut ganti rugi Rp 1 Miliyar.

Tuntutan 1 Milyar ini sesuai tuntutan 7 orang warga Desa Seluti, atas nama Sari Tempang, Murat, Mat Ali, Roswanto, Rahman, Abdul Gani, dan Mariah, yang mengklaim bahwa tanah perkebunan milik mereka terkena dampak limbah Lantung.

Tuntutan ganti rugi ini tertuang dalam korp surat Pemerintah Desa Seluti, stempel basah, nomor 539/09.2012/XI/2018 ditanda tangani Kepala Desa Seluti, Jailis, 29 Nopember 2018.

Selain ganti rugi sebesar 1 M, warga juga meminta 3 tuntutan lain diantaranya :

1. Diminta kepada pihak Pertamina agar segera dapat membersihkan kembali lahan masyarakat dari pencemaran limbah lantung.

2. Agar pihak pertamina dapat merealisasikan program CD (Comudity Development) di Desa Seluti, pada setiap tahunnya, menerima masyarakat Seluti dapat bekerja diperusahaan pertamina sesuai kebutuhan sehingga bukan hanya menjadi tempat pembuangan limbah tapi juga merasakan hasil dari desa yg diambil pertamina.

3. Memperbaiki akses jalan desa baik yang dilewati ataupun yg tidak dilewati oleh perusahaan

Baca : https://www.bertuahpos.com/berita/tindak-lanjuti-limbah-lantung-pt-pertamina-lirik-d.html

Sementara itu saat dikonfirmasi Assistant Manager Legal & Relation Pertamina EP Lirik Field, Fikri Fardhian, membenarkan Manajaman PT Pertamina EP Asset  1 Lirik Field menerima tuntutan ganti rugi dari Warga Seluti.

“Terkait tuntutan dimaksud memang dituliskan di surat Kepala Desa Seluti, namun tidak disertai rincian yg mendasarinya serta bukti kepemilikan lahan dari warga dimaksud,” jawab Fikri, Selasa 9 April 2019

Bahkan menurut Fikri, dari 7 orang nama warga Seluti  menuntut ganti rugi ke Pertamina atas dampak pencemaran lingkungan limbah B3, setelah observasi bersama aparat Desa dan warga maupun penuntut ganti rugi hanya menunjukkan 4 lokasi dimana limbah  Latung hanya ditemukan di 2 titik di Dusun II Seluti.

“Hal ini bisa dikonfirmasi ke perwakilan unsur Muspika yang turut hadir survey,” sambung Fikri.

Anehnya, kata Fikri lagi, niat baik  Pertamina melakukan pembersihan limbah Lantung dilokasi justru dilarang. 

“Kami sudah sempat melakukan pembersihan namun dihentikan oleh Kepala Dusun,” papar Fikri.

Sebelumnya warga Dusun II, RT II RW II Desa Seluti yang mengaku nama Pondok (55) mengklaim  hampir 1/4 hektar lahan perkebunan karet miliknya tidak bisa lagi di deres akibat limbah  Lantung yang sudah lama mengendap di sepanjang parit hingga perkebunan warga.

Selain lahan miliknya, diperkirakan dua hektar lahan warga yang diduga tercemar limbah milik Pertamina EP Asset 1 Lirik Field  sejak dua tahun terakhir.

Dikatakan, akibat limbah Lantung, perkebunan karet miliknya tidak lagi produktif. Sebab limbah cair berwarna hitam pekat milik Pertamina tersebut membawa bau  menyengat dan pada akhirnya mengering kehitaman dan oleh warga menyebutnya limbah “Lantung”. Papar Pondok.

Kuat dugaan limbah latung tersebut  limbah bekas pengolahan yang berasal dari Power Plant milik PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field.

Sedangkan Kepala Desa (Kades) Seluti, Jailis, membenarkan limbah lantung milik PT Pertamina  itu sudah sering dibersihkan warga maupun oleh pihak Pertamina.

“Saya tidak tahu sejak kapan limbah itu ada. Tapi yang pasti akibat limbah tersebut sudah jadi polemik warga,” singkat Kades.

Menanggapi pencemaran lingkungan akibat limbah Lantung milik PT Pertamina EP Asset 1 Lirik Field, Gakkum DLHK Riau membantah telah melakukan penyelidikan dan uji sampel.

“Jangankan membawa sampel untuk diuji ke labor untuk penyelidikan ke lapangan saja tidak pernah,” tepis Agus Suryoko via seluler, Minggu (31/3/2019). 

Dengan demikian Gakkum DLHK Pemprov Riau berharap jikalau ada temuan  dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan korporasi baiknya dilaporkan ke instansi terkait, tidak terkecuali PT Pertamina di Inhu.

“Ada baiknya Masyarakat Desa Seko Lubuk Tigo (Seluti) melaporkannya ke DLHK Riau di Pekanbaru,” jawab Gakkum Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pemprov Riau, saran, Agus.

Sebab melalui pengaduan, maka penegakan hukum (Gakkum) DLHK Pemprov Riau akan meneruskan aduan warga ke Direktorat jenderal penegakan hukum lingkungan hidup (Ditjen PHLHK) di Jakarta.

Terpisah saat dikonfirmasi Jailis Kades Seluti membenarkan bahwa tuntutan warganya dibuat tahun 2018 silam.(cr2)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Wakil Bupati Inhil Tinjau Ruas Jalan Sungai Beringin, Tembilahan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.