Mengenal Pasukan Gajah Pencegah Konflik di Taman Nasional Tesso Nilo

Kamis, 12 September 2013 12:22

Warning: getimagesize(/home4/y1p1e2y5/bertuahpos.com/public_html/assets/public/images/userfile/Berita/Gajah.jpg): failed to open stream: No such file or directory in /home4/y1p1e2y5/bertuahpos.com/core/apps/modules/content/views/single.php on line 37
Mengenal Pasukan Gajah Pencegah Konflik di Taman Nasional Tesso Nilo
BERTUAHPOS, PELALAWAN - Ruang bagi habitat Gajah Sumatera di Taman Nasional (TN) Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau semakin sempit karena perambahan hutan yang dilakukan manusia. Akibatnya sering terjadi konflik antara gajah dan manusia.
 
Salah satu upaya untuk mencegah konflik antara gajah dan manusia yaitu dengan mengerahkan pasukan 'bergajah' yang disebut dengan Flying Squad. Pasukan ini dibina oleh World Wildlife Fund (WWF) Riau untuk mengusir gajah liar masuk ke dalam pemukiman warga.
 
"Kita berusaha untuk mencegah agar konflik antara gajah dan manusia tidak terjadi. Kita bertugas menunggangi gajah untuk menggiring gajah liar agar kembali masuk ke dalam hutan," ujar anggota Flying Squad TN Tesso Nilo, Junjung, saat berbincang dengan detikcom, Pelalawan, Riau, Kamis (12/9/2013).
 
Junjung sudah sembilan tahun bertugas sebagai mahot (pawang) gajah Flying Squad di TN Tesso Nilo. Setiap harinya, dia bersama 7 rekannya bertugas menunggangi gajah dari pagi hingga sore hari. Namun, tak jarang mereka juga harus bertugas di malam hari.
 
"Kita patroli setiap hari. Kita juga standby 24 jam, karena tak jarang gajah liar juga sering muncul di malam hari," kata Junjung.
 
Dikatakan Junjung, meski gajah-gajah patroli itu sudah jinak, pemeliharaannya tetap dilakukan di tengah hutan. Setiap usai berpatroli, gajah itu dikembalikan ke tengah hutan sebagai habitat asli mereka.
 
Ada delapan ekor gajah yang dikelola oleh WWF Riau untuk dijadikan Flying Squad. Induk gajah tersebut berasal dari gajah liar yang kemudian diberi pelatihan untuk dijadikan gajah patroli. Mereka pun kemudian dikembang biakkan di TN Tesso Nilo. Hebatnya, ada dua orang mahot perempuan dalam tim pasukan bergajah ini.
 
"Sudah sembilan tahun kita bertugas. Ada 8 gajah yang kita bina, empat diantaranya lahir di TN Nesso Tilo. Kita juga punya mahot dua orang perempuan. Tugasnya sama, berpatroli dan menggiring gajah liar agar kembali masuk ke hutan," jelasnya.
 
 
(detik.com)
TRAVELLING

Berita Terkini

Rudal Houthi Sasar Kota Makkah, Berhasil Digagalkan Tentara Saudi
Jumat, 28 Juli 2017 20:50

Rudal Houthi Sasar Kota Makkah, Berhasil Digagalkan Tentara Saudi

Pemberontak Houthi di Yaman meluncurkan beberapa rudal. Sasarannya adalah Kota Suci Makkah. Beruntung, sebelum rudal itu jatuh, militer Arab Saudi berhasil mencegatnya

Telkomsel Ajak Start Up Pekanbaru Meet Up dan Sosialisasi The NextDev
Jumat, 28 Juli 2017 18:42

Telkomsel Ajak Start Up Pekanbaru Meet Up dan Sosialisasi The NextDev

Telkomsel menggelar Meet Up dan Sosialisasi The NextDev 2017 dengan para pelaku Start Up yang ada di 11 kota di Indonesia.

Anggota DPRD Kota Desak Dinkes Sampaikan Surat Rekomendasi Laik
Jumat, 28 Juli 2017 18:25

Anggota DPRD Kota Desak Dinkes Sampaikan Surat Rekomendasi Laik

Kasus Kedai Kopi Kim Teng yang menyajikan makanan kurang sehat beberapa waktu, menyebabkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pekanbaru mengeluarkan surat pernyataan, yang isinya mencabut sertifikat laik sehat Kedai Kopi Kim Teng.

Dua Hari Lahan Gambut Sekitar SMPN 33 Pekanbaru Terbakar
Jumat, 28 Juli 2017 18:09

Dua Hari Lahan Gambut Sekitar SMPN 33 Pekanbaru Terbakar

Dikepung asap, setidaknya itu yang dirasakan oleh guru-guru dan siswa-siswi SMPN 33 Pekanbaru selama beberapa hari belakangan ini.

Realisasi APBD Riau Masih Banyak Untuk Belanja Pegawai
Jumat, 28 Juli 2017 17:54

Realisasi APBD Riau Masih Banyak Untuk Belanja Pegawai

Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau semester pertama, masih dominan untuk belanja pegawai. 

Promo Grand Opening, Warung Koffie Batavia Berikan Free Kopi
Jumat, 28 Juli 2017 17:30

Promo Grand Opening, Warung Koffie Batavia Berikan Free Kopi

Warung Koffie Batavia mengusung konsep klasik ala Batavia, yakni karakteristik Belanda-Indonesia itu kini memberikan promo free kopi atas hadirnya secara resmi di Mall Pekanbaru.

Kadis Perindustrian Riau Cemas IKM Terkena Dampak Garam Langka
Jumat, 28 Juli 2017 17:15

Kadis Perindustrian Riau Cemas IKM Terkena Dampak Garam Langka

Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian Provinsi Riau, M Firdaus mewanti-wanti Industri Kecil Menengah (IKM) tidak panik dengan kabar garam langka. 

Buffet Terlaris Hadir Kembali di Forestre Coffee Lounge and Kitchen Hotel Golden Tulip
Jumat, 28 Juli 2017 17:05

Buffet Terlaris Hadir Kembali di Forestre Coffee Lounge and Kitchen Hotel Golden Tulip

Golden Tulip Essential Pekanbaru turut serta menyemarakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, dengan menghadirkan promo spesial selama bulan Agustus ini.

Berada di Zona Merah, Tim Gabugan Bongkar Ratusan Lapak PKL Inhil
Jumat, 28 Juli 2017 16:50

Berada di Zona Merah, Tim Gabugan Bongkar Ratusan Lapak PKL Inhil

Berada di Zona Merah, ratusan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Yos Sudarso Tembilahan dibongkar Tim Gabungan pada Jumat (28/7/2017), sekitar jam 14.00 WIB.

Suguhkan Masakan Indonesia, Warung Koffie Batavia Resmi Hadir di Pekanbaru
Jumat, 28 Juli 2017 16:40

Suguhkan Masakan Indonesia, Warung Koffie Batavia Resmi Hadir di Pekanbaru

Jumat (28/7/2017) Warung Koffie Batavia resmi dibuka di Pekanbaru. Berlokasi di lantai dasar Mall Pekanbaru ini merupakan cabang ke 9.