• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kredit Macet 1,4 Milyar, Sebagai Penjamin Jamkrida Ditagih Bank Riau Kepri

Tim Redaksi by Tim Redaksi
19 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Penjaminan yang diberikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Riau kepada PT Dion sebesar Rp 1,4 miliar mengalami masalah. Pasalnya, kredit tersebut tenyata tidak diselesaikan oleh perusahaan sehingga Jamkrida membayar klaim kepada Bank Riau Kepri tahun 2015 lalu.

Direktur Jamkrida Herman Boedoyo, memang  mengakui bahwa pihaknya memberikan jaminan perusahaan tersebut untuk kredit ke Bank Riau Kepri dengan besaran 1,4 milyar. Alasannya sang direktur,  PT Dion termasuk pemain lama dan masuk dalam daftar nasabah Bank Riau Kepri. “Makanya kami berani beri jaminan,” katanya.

Tanpa melakukan analisa kredit sebelum memberikan penjaminan terhadap PT Dion. Penjaminan hanya diberikan berdasarkan satu indikator saja, yaitu pemain lama. Namun ternyata dipertengahan jalan, kredit yang dipinjamkan ke PT Dion macet. Bank Riau Kepri melakukan penagikan kepada perusahan penjamin yaitu Jamkrida dengan jumlah sebesar nilai penjaminan dengan nominal  Rp 1,4 miliar.

“Di jalan ternyata bermasalah pula. Kemudian Bank Riau Kepri tagih klaim ke jamkrida. Macet, kita analisa juga, terdapat hasil analisa. Proyek tidak selesai. Mereka punya anggunan, karena kami ada perjanjian dengan Bank Riau maka mesti dibayar, kami harus bayar,” sambungnya.

Hingga saat ini, kata Herman, Pihak Jamkrida dan Bank Riau Kepri sedang dalam tahap penyelesaian masalah anggunan.  Sementara Purwanto selaku  Kepala Devisi Teknis dan Operasional Jamkrida menjelaskan, hak penagihan pihak Jamkrida kepada PT Dion masih bisa dilakukan. Dari analisanya, PT Dion dapat jatah 5 proyek yang akan diselesaikan. Dan  4 dari 5 proyek itu berjalan lancar.

Namun ternyata ada 1 proyek yang berada di Kecamatan Sabak Auh Kabupaten Siak, Provinsi Riau yang bermasalah.  “Ya, tak tahulah yang namanya resiko bisnis itu tadi. Yang satu ini yang bermasalah. Dan ternyata setelah dikaji yang bermasalh diinternal perusahaan itu sendiri,” sambung Purwanto.

Menurut keterangan dari Purwanto, PT Dion memang bukan perusahaan baru dan belum pernah bermasalah. Namun ternyata, hanya karena alasan itu perusahaan Jamkrida berani mengeluarkan jaminan, untuk kredit. “Makanya Jamkrida berani jamin, memang pemain lama dia. Belum ada masalah. Cuma efek dari kejadian ini dia sudah dibeklist semua, BI cheking.,” sambungnya.

Sementara itu, diketahui sejak tahun 2013 dan 2014 Jamkrida belum memiliki Internal Auditor atau Satuan Pengawasan Internal (SPI). Padahal hal ini bertentangan dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Pengelolaan BUMD, paling sedikit harus memenuhi unsur Pasal 343 huruf J yang berbunyi satuan pengawas intern, komite audit dan komite lainnya.

Pada tahun 2015, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merekomendasikan agar perusahaan ini segera membentuk Internal Auditor/Satuan Pengawasan Internal (SPI). Namun hingga tahun 2016 ini, Jamkrida belum memiliki SPI sesuai peraturan.

“SPI itu untuk mengawasi kinerja. Audit internal kerja dari masing-masing devisi,”  ungkap Herman. Namun ia mengakui pihak  Jamkrida masih melakukan proses perekrutan, siapa orang-orang yang dianggap layak untuk duduk di SPI.

Penulis: Jm

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!
Lifestyle

Rekomendasi Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Auto Flawless!

...

Read moreDetails
New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

New Balance Kenalkan 5 Model Sepatu Lari di Indonesia Lewat Run Your Way

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Honor Pad X10 Mini, Bawa Baterai 8000 mAh dan Chipset Snapdragon 685, Segini Harganya

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Yamaha XSR900 Model 2027 Hadir dengan Gaya Retro YZF750R

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Hyundai Kona Electric Resmi Mengaspal di Indonesia Dibanderol Harga Rp674 Jutaan

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Usia 18-25 Tahun Dominasi Investor Pasar Modal Riau

Next Post

Flydubai Jatuh di Rusia, Tidak Ada Penumpang Selamat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.